About

Hai Movie Mania dimana pun kalian berada! Selamat datang di blog Moviebuzzter. Blog ini berisi ulasan-ulasan film dan berbagai bacaan menarik tentang film.

Sabtu, 30 April 2011

The Queen (2006)


Tradition Prepared Her. Change Will Define Her.


Film dibuka dengan momen ketika Tony Blair baru saja terpilih menjadi
PM Inggris. Bersama isterinya, Cherie, Blair pun berkunjung ke istana
Buckingham untuk bertemu dengan sang Ratu. Cerita kemudian beralih
pada tragedi yang menewaskan Putri Diana. Dari sinilah kita bisa
melihat sikap keluarga kerajaan Inggris, terutama sang Ratu dalam
menyikapi tragedi ini.


Pangeran Philip dan ibu suri sudah jelas-jelas
tidak menginginkan pemakaman secara kenegaraan demikian juga halnya
Ratu Elizabeth II yang menganggap bahwa Diana sudah bukan anggota
keluarga kerajaan lagi, bahkan sang Ratu pun emoh untuk membuat
pernyataan pada publik tentang kematian Diana. Hal ini sempat
menimbulkan pro dan kontra dalam pemerintahan Inggris. Tony Blair
jelas-jelas ingin agar Diana tetap diperlakukan layaknya anggota
kerajaan. Pemakaman secara kerajaan pun harus dilaksanakan. Namun,
Sang Ratu dan keluarganya (terkecuali pangeran Charles) acuh tak acuh
menanggapi nasehat dari Blair ini. Toh, rakyat Inggris dan dunia
merasa kehilangan pada sosok Diana yang baik hati dan selalu
meperhatikan penderitaan rakyat ini.


Akhirnya perasaan Sang Ratu
sendiri luluh melihat betapa antusiasnya rakyat Inggris untuk memberi
penghormatan terakhir pada Diana. Sebuah pemakaman kenegaraan pun
digelar dimana berbagai kalangan termasuk selebritis pun menghadirinya
seperti Elton John, Luciano Pavarotti, Tom Cruise, Tom Hanks, dan
Steven Spielberg. Namun, sesudah ini, kehidupan pemerintahan harus
tetap berjalan dimana Sang Ratu dan Perdana Menteri harus saling
mendukung dalam setiap tindakannya....



Film ini banyak menyinggung sikap kerajaan yang antipati terhadap Putri Diana. Sikap kerajaan juga digambarkan bertekuk lutut pada perdana menteri baru. Film ini intinya adalah sikap dari kerajaan atas meninggalnya ibu dari putra mahkota, sayangnya Putri Diana bukanlagi anggota kerajaan karena telah bercerai dengan Pangeran Charles. Muncul pertanyaan di pihak kerajaan apakah Putri Diana dimakamkan secara sederhana atau secara kerajaan. Film yang menguras air mata ini dapat mengingatkan pada nilai-nilai sosial yang ada pada diri Putri Diana yang dipuja rakyat seluruh dunia. Kematian tragis yang membuat banyak rakyat kehilangan sosok wanita yang baik hati, membuat kitayang menontonnya ikut bersedih. Film ini bernuansa megah dengan sebagian besar bersetting di Istana Buckingham. Dari segi kualitas aktin pun Helen Mirren tak dapat diragukan lagi aktingnya sebagai Ratu Elisabeth II. Harus diacungi dua jempol (two thumbs up).


Rabu, 27 April 2011

Festival Sinema Prancis 2011: Les Enfants de Timpelbach


Festival Film Prancis 2011. 6 film dalam bahasa Prancis (Nenette, Les Enfants de Timpelbach, Welcome, Un Poison Violent, L'Age de Raison dan Dernier Maquis) dengan teks Inggris. 10 pemutaran hari Sabtu 23 April 2011 dan Minggu 24 April 2011. Gratis dan tanpa tiket di Empire XXI Jl. Urip Sumohardjo No. 104 Yogyakarta.

Les Enfants de Timpelbach a.k.a Trouble in Timpelbach.

Tahun: 2008
Sutradara: Nicolas Bary
Durasi: 95 menit

Di Desa Timpelbach, anak-anak berbuat kenakalan dan menolak segala bentuk otoritas. Setelah kehilangan kesabaran, para orang tua memutuskan untuk meninggalkan desa yang mereka pikir hanya untuk satu hari. Tapi tidak berjalan seperti yang direncanakan.

Cerita ini sungguh menarik dengan tema yang jarang diangkat. Berseting di desa terpencil bernama Timpelbach, cerita ini dimulai dengan tingkah polah anak-anak yang akhirnya membuat orang tua mereka memutuskan untuk pergi keluar desa diam-diam sebagai pelajaran bagi anak-anaknya. Rupanya tidak semua anak bersedih ditinggal orang tuanya, sehingga mereka terpecah menjadi dua kubu dalam menjalankan roda kehidupan layaknya orang dewasa. Namun, karena orang tua mereka tersesat dan akhirnya ditangkap oleh pasukan skuadran, rencana mereka untuk memberi pelajaran anak-anak mereka jadi kacau. Hal ini membuat anak-anak terpaksa harus menjalankan perannya layaknya orang dewasa lebih lama lagi. Dikemas dengan kelucuan-kelucuan anak kecil. Film ini pastinya membawa angin segar bagi pecinta film humor ringan dengan tema sederhana. Ditulis oleh Rian Gusman Widagdo.

Senin, 25 April 2011

Crouching Tiger, Hidden Dragon (2000)

China terkenal dengan Kung Fu-nya. Banyak film-film China yang menghadirkan seni bela diri nan super cepat ini. Adalah film Taiwan, yang juga menyajikan Kung Fu di filmnya. Dengan bintang-bintang Asia, Ang Lee sebagai sutradara mampu meracik film menjadi suguhan kelas Oscar.

Kisahnya dimulai ketika pendekar sakti Li Mu Bai (Chow Yun Fat) mengunjungi sahabat lamanya, Sir Te (Lung Sihung) untuk memberikan pedangnya, Green Destiny. Ia hendak menggantungkan pedangnya karena ingin mengundurkan dari dunia persilatan. Setelah sekian tahun memburu pembunuh gurunya tanpa hasil, akhirnya ia merasa lelah dengan urusan balas dendam. Tidak hanya itu lantaran urusan balas dendam tersebut, Li Mu Bai harus memendam rasa cintanya kepada adik seperguruannya, Yu Shu Lien (Michelle Yeoh).
Yu Shu Lien yang memiliki usaha perdagangan pun sebenarnya memiliki perasaan sama kepada Li Mu Bai. Seperti halnya abang seperguruannya, Yu Shu Lien pun memendam rasa cintanya. Walau sempat terkejut dengan pengunduran Li Mu Bai, toh timbul sepercik harapan bagi Yu Shu Lien bahwa Li Mu Bai tidak akan sekadar menganggapnya sebagai adik belaka, melainkan sebagai wanita yang mendampinginya seumur hidup. Apalagi mereka sudah tidak muda lagi. Di sisi lain ketika pedang mandraguna Green Destiny itu dipamerkan Sir Te kepada kawannya, Gubernur Yu yang menguasai wilayah tempat tinggal Sir Te dan Yu Shu Lien, Yu Jen (Zhang Ziyi) putri sang gunernur itu pun menyaksikannya.
Ternyata pada malam harinya, pedang tersebut dicuri oleh sosok manusia yang bertopeng. Yu Shu Lien yang kebetulan berada di rumah Sir Te segera memburu pencurinya. Hampir saja Yu Shu Lien berhasil menangkapnya jika saja tidak ditolong oleh sosok manusia bertopeng lainnya. Ternyata pencuri tersebut adalah putri sang gubernur sendiri, Jen Yu. Sedangkan penolong Yu Jen itu adalah jade Fox (Cheng Pei-Pei) yang sehari-harinya adalah pembantu keluarga gubernur. Jade Fox bukanlah orang sembarangan sebab ia adalah tokoh dunia persilatan aliran hitam yang sangat terkenal. Selama ini ia menyamar sebagai pembantu agar aman dari kejaran Li Mu Bai. Sebenarnya keluarga Gubernur Yu pun tidak tahu jika sang pembantu itu adalah buronan pemerintah.
Hanya saja Yu Jen tahu rahasianya dan bahkan menjadi murid yang mewarisi keahlian kung-fu Jade Fox. Selain dicari pemerintah karena kejahatannya, Jade Fox pun dicari-cari Li Mu Bai karena merupakan pembunuh guru Li Mu Bai. Ketika Li Mu Bai yang akhirnya tahu identitas pencuri tersebut tidak mau bertindak keras, bahkan mencoba mengangkat Yu Jen sebagai murid mengingat bakatnya yang luar biasa di bidang ilmu silat. Namun timbul komplikasi lain lantaran Jade Fox akhirnya tewas di tangan Li Mu Bai. Terjadilah pertentangan hati Yu Jen antara keinginan menjadi murid Li Mu Bai dan balas dendam Jade Fox. Selain itu muncullah seorang pria tampan, Lo (Chang Chen), kekasih Yu Jen yang meminta Yu Jen agar memulai hidup baru di gurun pasir yang didiami Lo.

Film ini menyajikan gambaran China zaman dahulu. Dimana rumah-rumah, pakaian-pakaian serta pakaian menjadi ciri khas zaman itu. Kung Fu yang disajikan tergolong biasa, namun Ang Lee mampu memadukan latar nan indah dan sinematografi yang indah pula hingga gambar yang dihasilkan menjadi eksotis. Tak hanya kung fu, romansa percintaan pun turut mewarnai film ini. Adegan kejar-kejaran dari atap ke atap menjadi suatu hal yang menarik di film ini. Apalagi sebuah pedang yang diperebutkan dan teknik kung fu yang indah pun cukup membuat film ini lebih menarik. Yang membedakan dari film-film kung fu lainnya adalah film ini lebih punya komposisi warna dan pencahayaan yang baik sehingga apa yang ditampilkan di film terlihat eksotis, pun juga dengan sajian kareografi kung fu dan teknik sinematografi yang indah dan tidak terlalu berlebihan dan imajinatif seperti Hero yang terkesan lebay namun fantastis. Crouching Tiger, Hidden Dragon meraih beberapa nominasi Academy Awards 2001 termasuk Best Picture, sayang film ini kalah dengan Gladiator.








Kamis, 21 April 2011

Alangkah Lucunya (Negeri Ini) (2010)

 Alangkah Lucunya (Negeri Ini) adalah film yang dibintangi oleh Reza Rahadian. Film ini disutradarai oleh Deddy Miswar. Di kebanyakan filmnya, dia tidak hanya bertindak sebagai sutradara, tetapi juga aktor. Sutradara ini pernah menyutradarai film antara lain Nagabonar, Nagabonar Jadi 2, Kiamat Sudah Dekat, dan Ketika. Kebanyakan filmnya bermutu dan mendapat piala citra seperti di film Nagabonar Jadi 2. Alangkah Lucunya (Negeri Ini) dengan judul Internasional How Funny (This Country Is) dikirim ke Academy Awards mewakili Indonesia untuk beradu dengan negara lainnya di kategori Best Foreign Language Oscar 2011.

Sejak lulus S1, hampir 2 tahun Muluk belum mendapatkan pekerjaan. Meskipun selalu gagal tetapi Muluk tidak pernah berputus asa.
Pertemuan dengan pencopet bernama Komet tak disangka membuka peluang pekerjaan bagi Muluk. Komet membawa Muluk ke markasnya, lalu memperkenalkan kepada bosnya bernama Jarot. Muluk kaget karena di markas itu berkumpul anak-anak seusia Komet yang pekerjannya adalah mencopet.
Akal Muluk berputar dan melihat peluang yang ia tawarkan kepada Jarot. Ia meyakinkan Jarot bahwa ia dapat mengelola keuangan mereka, dan meminta imbalan 10% dari hasil mencopet, termasuk biaya mendidik mereka.



“Usaha yang dikelola Muluk berbuah, namun di hati kecilnya tergerak niat untuk mengarahkan para pencopet agar mau merubah profesi mereka. DIbantu dua rekannya yang juga sarjana, Muluk membagi tugas mereka untuk mengajar agama, budi pekerti dan kewarganegaraan.
Berhasilkah mereka mendidik anaka-anak tersebut?
Apa yang terjadi jika orang tua Muluk mengetahui bahwa gaji anaknya dari hasil mencopet?



Alangkah Lucunya (Negeri Ini) semakin membuktikan bahwa film Indonesia masih 'hidup'. Di tengah-tengah film horor berbumbu sex yang bertebaran, film ini menyajikan sesuatu yang beda. Bisa diibaratkan sebagai bintang yang paling berkilau dan kerlap-kerlip diantara bintang-bintang yang lain. Dari tema yang diambil, kita sudah dapat menerka bahwa film ini berkualitas. Lihat saja judulnya memakai kurung dan ditampilkan dengan ukuran kecil, yang menandakan film ini untuk menyindir para penguasa Tanah Air. Genre film ini komedi, namun film ini tidak sepenuhnya komedi. Banyak drama dan tema nasionalisme yang ditampilkan oleh sutradara sekaligus aktor film ini. Komedi dalam film ini memang konyol namun komedi itu sangat menyentil dan menyindir para pejabat negara yang kurang becus menangani pemerintahan. 



Berbagai potret kehidupan anak jalanan pun disuguhkan sebegitu menariknya hingga wajar kalau film ini tidak begitu membosankan. Film ini juga menyelipkan tema religi di sela-sela filmnya. Jarang sekali ada film Indonesia yang sebagus ini. Satu hal yang amat disayangkan adalah munculnya berbagai iklan dibeberapa adegannya. Memang tidak mengganggu, namun film layar lebar memang bukan serial atau film televisi, kan? Terlepas dari itu, akting dari pemeran utamanya pun bagus. Ditambah ada beberapa atribut negara kita yang ada di film ini. Jika kamu cinta dengan Indonesia, kamu pasti suka film ini. Film ini bagus sekali, kita harus berterima kasih kepada Deddy Mizwar yang telah memberi warna di perfilman Indonesia.



Minggu, 17 April 2011

WALL-E (2008)

After 700 years of doing what he was built for - he'll discover what he's meant for


Sutradara: Andrew Stanton
Pengisi Suara:  Ben Burtt, Elissa Knight, Jeff Garlin
Distributor: Disney Pixar



Sebuah film yang sarat akan makna. Sebuah tanaman menjadi sesuatu yang penting dalam film ini. Tentunya film ini memberi pesan bahwa tanaman itu sangat penting bagi kehidupan manusia.

Diceritakan, WALL-E adalah robot yang lupa dimatikan mesinnya oleh manusia hingga terus menerus memunguti sampah dan menumpuknya membentuk box. WALL-E sendiri pun bukanlah robot yang tak punya perasaan, dia bisa merasakan kesepian. Hingga pada suatu hari, sebuah roket turun ke Bumi dan mendarat. Roket tersebut membawa robot unik yang bernama EVE. Tugasnya adalah memeriksa apakah Bumi sudah layak untuk dihuni. Pertemuan antara WALL-E dan EVE bagaikan dua sejoli yang tak mau terpisahkan. Hingga pada suatu saat, WALL-E menunjukkan sebuah sepatu yang didalamnya tertanam sebuah benih tumbuhan. Hal ini membuat EVE kalang kabut dan pingsan. EVE pun dipanggil pulang, WALL-E yang tak ingin kesepian pun nekat mengikuti pesawat yang membawa pergi EVE. Tindakan ini pun menjadi pemicu petualangan WALL-E di sebuah pesawat yang dihuni para robot dan umat manusia yang obesitas. Hingga bahu membahu membongkar konspirasi jahat yang menentukan nasib umat manusia dan masa depan Bumi.

WALL-E adalah robot yang lucu dan mempunyai perasaan. Kedatangan Eve memang dielu-elukan bagi robot yang kesepian ini. Tingkah konyolnya mampu tereksplor sedemikian kocaknya. Bergembiralah melihat aksi-aksi WALL-E.

WALL-E memberi nuansa sepi di awal filmnya. Hal ini mewakili suasana hati WALL-E yang kesepian. Dimana hampir tidak ada dialog di awal-awal film.

Setelah kedatangan Eve, kita dibawa pada suasana hati WALL-E yang tengah berbunga-bunga. Hingga sebuah tanaman yang mampu membuat WALL-E dan EVE berjuang mengembalikan umat manusia ke Bumi.

Aksi-aksi mereka berhasil menggagalkan konspirasi yang ada di dalam pesawat. Di bagian inilah tanaman itu menjadi sesuatu yang menarik.

Ketegangan demi ketegangan terus terjadi hingga membuat penonton semakin terbawa oleh aksi duet WALL-E dan EVE. Apalagi ekspresi dan sorot mata WALL-E membuat kita terenyuh.

Tak dapat dipungkiri, film animasi ini punya kualitas animasi yang sempurna. Tumpukan sampah hampir seperti nyata. Pergerakan WALL-E dan robot-robot lainnya juga lembut dan tidak kaku. Pesan moral yang disampaikan juga bagus sekali. Padahal idenya cukup sederhana, namun dikemas dengan sajian animasi kelas satu. WALL-E cocok dikoleksi untuk kemudian ditonton berulang-ulang sampai ke anak cucu kita. Semoga dengan adanya film ini, orang-orang mau menanam pohon untuk kelangsungan hidup anak cucu kita di masa mendatang.







Selasa, 12 April 2011

Panic Room (2002)

It was supposed to be the safest room in the house

Tahun: 2002
Sutradara: David Fincher
Pemain: Jodie Foster, Kristen Steward, Forest Withaker, Jared Letto
Genre:Thriller
Durasi: 112 menit
Produksi: Columbia Pictures

Cerita:
Perceraian membuat Meg Altman ( Jodie Foster) harus mencari tempat tinggal lagi. Berbekal uang hasil perceraian , dan menyusuri seluruh kota tua di daerah New York dengan anak tunggalnya - Sarah (Kristen Stewart). Dan ada sebuah tempat tinggal yang rasanya sesuai untuk ditinggali - tempat yang privacy dan tidaklah terlalu bising. Uniknya ada sebuah ruangan ekstra yang berisikan peralatan lengkap layaknya sebuah studio - ada kamera pengintai dan jaringan telpon - peralatan yang biasa digunakan dalam keadaan terdesak yang biasa disebut survival aids. Entah apa alasan yang digunakan pemiliknya terdahulu hingga embuat tempat aneh yang disebut PANIC ROOM tersebut. Bagi Meg sendiri ruangan tersebut dianggap sebagai bonus.


Sampai kemudian 3 orang pria Burnham (Forest Whitaker), Junior (Jared Leto), and Raoul (Dwight Yoakam)mendadak masuk secara paksa kedalam rumah yang kini didiami Meg beserta anaknya. Merasa keselamatan nyawanya terancam, Meg mengajak Sarah untuk masuk ke dalam PANIC ROOM - setidaknya mereka bisa tahu apa yang diinginkan ketiga orang asing tersebut. Apakah Meg beserta Sarah akan selamat? Apa yang diinginkan 3 pria asing tersebut?





Ini adalah salah satu genre film favoritku. Ceritanya bagus, adegan demi adegannya terkesan sangat masuk akal. Penciptaan ketegangannya berhasil yaitu ketika Jodie Foster beradu cepat dengan penjahat untuk kembali ke ruang panik setelah diketahui oleh penjahat bahwa dia telah keluar dari ruang panik untuk mengambil telepon genggamnya, adegan ini mampu membuatku berdiri dari tempat duduk yang nyaman.




Sabtu, 09 April 2011

Emak Ingin Naik Haji (2009)

Emak, wanita usia lanjut yang sabar, tulus, dan penuh kebaikan hati, seperti umat Islam lainnya, sangat ingin menunaikan ibadah haji. Sayangnya, Emak tidak memiliki biaya untuk mewujudkan keinginannya. Emak sehari-hari berjualan kue dan juga dari Zein, anaknya yang duda, penjual lukisan keliling. Walaupun Emak tahu bahwa pergi haji adalah hal yang sulit diraih, Emak tidak putus asa, dia tetap mengumpulkan rupiah demi rupiah untuk disetorkan ke tabungan haji di bank. Zein, yang melihat kegigihan Emak, berusaha dengan berbagai cara untuk dapat mewujudkan keinginan Emak. Tapi, keterbatasannya sebagai penjual lukisan keliling, serta masalah-masalah yang diwarisinya dari perkawinannya yang gagal, menyebabkan Zein hampir-hampir putus asa dan nekat. Sementara, tetangga Emak yang kaya raya sudah beberapa kali menunaikan haji, apalagi pergi umroh. Di tempat lain ada orang berniat menunaikan haji hanya untuk kepentingan politik. Apakah ada jalan bagi Emak agar keinginannya terwujud? Apakah yang dilakukan Zein?


Wah, setelah dua kali nonton film religi ini, akhirnya saya berhasil menitikkan air mata. Saya amat terkesan dengan film ini, terutama pada ketegaran hati Si Emak. Saya ulas dulu filmnya, awalnya film ini mengekspos kaum miskin, bagaimana mencari makan, bagaimana untuk hidup enak disamping kemiskinan yang melanda. Setelah itu baru penggambaran bagaimana sih kehidupan orang yang kaya raya, mau ini itu tinggal sebut dan terlaksana. Yang menjadi hubungan antara kaya dan miskin di film ini adalah naik haji. Orang miskin bersusah payah mencari dan mengumpulkan uang sedangkan orang kaya sudah berkali-kali naik haji maupun umroh. Ada juga cerita yang kurang patut ditiru, yaitu naik haji karena ingin bareng artis atau hanya ingin mendapatkan gelar haji di depan namanya. Wah, sungguh ironis sekali, orang yang berduit dengan mudahnya dapat pergi naik haji, sedangkan yang miskin harus bersusah payah bekerja bahkan menunggu berpuluh-puluh tahun hingga uangnya terkumpul. Namun jangan merasa iri dengan orang kaya, karena masih ada Tuhan yang dapat membantu kita dalam berbagai macam masalah dan ketidakadilan. Karena dimata Tuhan, yang membedakan setiap umatnya antara lain tingkat keimanan kita. Di film ini orang yang punya keteguhan iman yang kuat adalah Si Emak.

Dengan berbagai masalah yang bertubi-tubi mendera dan semakin menjauhkannya dari naik haji, dia tetap sabar dan tawakal. Sungguh keteguhan hati emak inilah yang berhasil membuat saya menangis. Ini adalah satu dari sekian film yang berhasil membuat saya menangis. Karena memang film religi ini sangat kuat ceritanya dan karakternya mudah saya jumpai di sekitar saya. Lanjut bicara masalah teknis, film ini menyajikan gambaran hitam putih kehidupan antara kaya dan miskin. Semua tersaji sangat kontras di film ini. Angle kameranya pun sangat rapi dan yang paling membuat saya kagum adalah akting Anak Si Emak, Reza Rahadian.dia kembali membuktikan kualitas aktingnya setelah bermain bagus di Perempuan Berkalung Sorban.



Selasa, 05 April 2011

Terminator 2: Judgment Day (1991)

It's nothing personal
This time there are two

Tahun: 1991
Sutradara: James Cameron
Pemain: Arnold Schwarzenegger, Robert Patrick, Linda Hamilton, Edward Furlong
Genre: Action, Sci-Fi, Thriller
Durasi: 137 menit
Produksi: Tri Star

Di masa depan, tepatnya pada tahun 2029, sebuah komputer yang memiliki kesadaran bernama Skynet makin kewalahan menghadapi kelompok pemberontak pimpinan John Connor yang melawan kesemena-menaan kelompok mesin, sehingga mengirim robot T-800 ke tahun 1984 untuk membunuh Sarah, ibu John sebelum John lahir. Namun T-800 gagal melakukan tugasnya.


Kisah tersebut tentunya sudah familiar bagi penggemar saga "The Terminator" yang merupakan karya gemilang sutradara James Cameron pada tahun 1984. Tidak heran jika banyak film-film peniru "Terminator" bermunculan namun tidak satupun bisa menyamainya. Akhirnya kerinduan para penggemar film tersebut dijawab oleh Cameron sendiri yang lalu mengarahkan sekuelnya "Terminator 2: Judgment Day" pada tahun 1992.

Kini dalam sekuel ini, Skynet kembali mengirim robot yang kali ini lebih canggih yaitu, T-1000 (Robert Patrick) yang diciptakan dari logam cair. Begitu canggihnya T-1000 itu karena mampu meniru segalanya yang ada di sekelilingnya seperti lantai atau orang lain berkat logam cair itu mampu berubah sesuai kemauannya. Selain itu, tampaknya tidak satupun senjata berat dapat menghentikannya. Tidak heran jika T-1000 jauh lebih berbahaya daripada T-800. T-1000 dikirim ke tahun 1995 untuk membunuh John Connor yang kini telah berusia 10 tahun (Edward Furlong).


Untunglah pihak pemberontak mengetahui rencana Skynet dan mengirim penolong yang ternyata adalah T-800 (Arnold Schwarzenegger) yang telah diprogram ulang untuk menolong John dan Sarah dari ancaman T-1000. T-1000 yang dalam sosok polisi hampir saja berhasil membunuh John jika saja tidak ditolong oleh T-800. Setelah melihat sendiri T-800 dan T-1000, akhirnya John sadar bahwa ibunya, Sarah Connor (Linda Hamilton) tidak gila seperti sangkaan orang.



Lantaran Sarah percaya ada robot pembunuh dari masa depan berusaha membunuhnya dan putranya, sehingga ia dianggap gila dan dimasukkan ke rumah sakit jiwa. John dan T-800 segera menyelamatkan sarah sebelum T-1000 berhasil mencapainya. Setelah bebas dari rumah sakit jiwa itu, Sarah berencana membunuh Dr. Miles Bennett Dyson (Joe Morton), ilmuwan dari perusahaan Cyberdine, yang mengembangkan sistem komputer cerdas berdasarkan potongan chip yang tersisa dari robot T-800 yang pertama. Sarah percaya jika ia membunuh Dr. Dyson, maka Skynet tidak akan tercipta sehingga tidak akkan pernah terjadi perang nuklir yang menghancurkan peradaban manusia.


Benarkah rencana Sarah itu cukup beralasan? Akankah John dan T-800 mengikuti kemauan Sarah untukm membunuh Dr. Dyson? Ataukah ada rencana lebih baik dari itu?






Luar biasa! Itulah komentar untuk film ini. Sangat menggelegar tata suara dan efek ledakannya. Film ini banyak menyuguhkan action yang fantastis. Karakter T-1000 yang sulit untuk dimusnahkan dan dapat berubah bentuk menjadi cair berwarna keperakan adalah ide yang sangat brilian. Di film ini juga banyak menyuguhkan adegan kekerasan yang bikin miris. Namun inilah film action terdahsyat yang pernah kutonton. Hingga film ini dibuat sekuel dan serial, tidak ada yang bisa menandingi kedahsyatan Terminator 2: Judgment Day. Two Thumbs Up!



10 Poster Film Terbaik Versi moviebuzzter


Poster film selain untuk mempromosikan isi film, kerap juga menjadi barang yang wajib dikoleksi bagi para moviegoers. Banyak film yang memasang posternya bagus, aneh, lucu, ada juga yang terkesan mengumbar aurat. Nah, kali ini saya membuat daftar 10 poster film terbaik yang pernah saya lihat dan tentunya patut dipajang di dinding-dinding kamar bagi para moviegoers. Tentunya dari segi artistik dan hubungan dengan cerita film itu sendiri.



10. SWORDFISH


Banyak poster yang menampilkan seluruh pemeran utamanya secara full frontal. Namun dalam poster Swordfish inilah yang menampilkan seluruh pemeran utamanya terkesan cool banget.



9. LORD OF WAR


Sekilas, wajah Nicolas Cage terasa biasa. Namun jika ditilik lebih jauh, wajah tersebut dibentuk dari serpihan ribuan butir peluru. Teks kredit film pun diletakkan melingkar di sisi-sisi poster.



8. THE TRUMAN SHOW


Poster The Truman Show ini menampilkan wajah ceria Truman yang diperankan Jim Carrey yang dibentuk dari serpihan foto-foto karakter Truman dari kecil hingga dewasa. Sebuah konsep yang baik, karena mungkin baru pada poster The Truman Show ide ini dipakai.



7. TITANIC


Gambar kapal pesiar mewah yang ditampilkan tangguh tak tertandingi ini diletakkan dibawah gambar Rose dan Jack yang menjelaskan di filmnya bahwa kisah romantis keduanya sanggup mengalahkan ketangguhan kapal Titanic.



6. PULP FICTION


Menampilkan pose wanita dengan wajah dingin yang tidur tengkurap bersandarkan lengan. Di tangan kanannya membawa rokok menyala. Di tangan kirinya ada novel "Heart to Heart" dan ada pistol di depannya. Efek kertas poster lusuh bagaikan cover novel juga ikut memberi kesan penasaran terhadap kemisteriuasan siapa tokoh yang diperankan Uma Thurman ini.



5. BEING JOHN MALKOVICH


Siapapun bakal tersenyum atau terheran-heran saat memperhatikan poster yg menampilkan barisan orang bertopeng foto John Malkovich. Jika kamu jeli, coba tebak manakah wajah John Malkovich yang asli?



4. IDENTITY


Jarang ada film horor atau thriller yang posternya dilatar belakangi warna putih. Poster ini menampilkan siluet telapak tangan yg jika dicermati jari-jemarinya nampak seperti bayangan lima orang, di telapak tangannya terlihat wajah histeris seseorang yang tengah berteriak ketakutan.



3. AMERICAN BEAUTY


Menampilkan keindahan pusar seoang wanita. Dengan ditempelkan tangan dari seseorang yang sedang memegang bunga mawar semakin membuat nuansa indah poster ini. Seperti judul filmnya, poster ini juga sangat indah.



2. THE SHAWSHANK REDEMPTION


Poster ini ditampilkan sebagai media permainan cahaya foto. Menampilkan pria merentangkan tangan ditengah guyuran hujan, segi artistik poster ini semakin kuat dengan hadirnya gradasi warna dan arti tagline di atas bidang poster.



1. THE SILENCE OF THE LAMBS


Menampilkan wajah Jodie Foster bernuansa buram dengan mulut tertutup lebah bercorak tengkorak. Mengandung nuansa misteri tersendiri dimana judul dan simbolnya saling berkaitan. Jika diteliti, ada wujud seseorang bertelanjang dada kala merentangkan tangannya didalam corak bagian kepala lebah.