About

Hai Movie Mania dimana pun kalian berada! Selamat datang di blog Moviebuzzter. Blog ini berisi ulasan-ulasan film dan berbagai bacaan menarik tentang film.

Jumat, 18 Maret 2011

The Butterfly Effect (2004)

Pernah merasa bersalah berlebihan hingga ingin kembali ke masa lalu untuk memperbaikinya? Masalah ini menjadi tema yang diusung oleh film The Butterfly Effect. Film keluaran tahun 2004 ini dibintangi oleh bintang muda Ashton Kutcher. Dia terkenal di acara komedi televisi terkenal, That's 70's Show. Film dengan genre misteri, drama, science-fiction dan thriller ini disutradarai oleh  Eric Bress, J. Mackye Gruber.

Evan Trebor adalah seorang anak yang punya kelainan yang diwariskan oleh ayahnya. Dia punya penyakit kehilangan memori jangka pendek. Contohnya suatu saat dia menggambar sesuatu yang aneh namun setelahnya dia tak bisa ingat mengapa dia menggambar itu. Berbagai kenangan pahit pun dia lalui bersama teman-temanya. Dari kematian ayahnya, kenakalan temannya, hingga perlakuan orang tua temannya yang phaedofilia dia catat di dalam jurnal hariannya. Karena banyaknya kejadian buruk, Evan dan ibunya pindah rumah, meninggalkan pacarnya. Menjelang dewasa, dia mendapati teman-temannya punya nasib buruk. Dengan alasan inilah Evan menjelajah waktu melalui jurnal hariannya untuk memperbaiki masa lalu. Apa yang hendak Evan perbaiki?

Menonton film ini bisa mengingatkan kita pada film tentang perjalanan waktu seperti Back to the Future. Disini Evan berusaha memperbaiki kesalahan-kesalahan dan menggagalkan kenakalan di masa lalunya. Cukup rumit memang, namun film ini dikemas dengan gambar yang menawan. Akting Ashton Kutcher yang biasanya dibawah standar kini berubah total. Dia cukup serius bermain dalam film ini. Bisa jadi The Butterfly Effect adalah film terbaik yang dibintanginya. Berbagai drama menarik ditampilkan dan berusaha Evan gagalkan yang membuahkan drama baru dan efeknya terjadi di masa sekarang. Masalah demi masalah datang seirama dengan pemecahan masalah yang telah Evan hadapi. Melalui film ini, kita bisa belajar menghargai waktu. Bahwa waktu itu tak akan bisa datang kembali. Sekali kita melakukan kesalahan atau meremehkan masalah, efek itu akan muncul di masa yang akan datang. Film ini patut disimak sebagai referensi kita bahwa begitu sangat berharganya waktu. Kita pun bisa lebih hati-hati dalam bertindak. Yeah, it's good movie.









Tidak ada komentar:

Posting Komentar