About

Hai Movie Mania dimana pun kalian berada! Selamat datang di blog Moviebuzzter. Blog ini berisi ulasan-ulasan film dan berbagai bacaan menarik tentang film.

Senin, 21 Februari 2011

Departures (2008)

Departures adalah film Jepang yang mempunyai judul asli Okuribito. Film berbahasa Jepang yang rilis tahun 2008 ini berhasil menyabet sebuah piala Oscar pada perhelatan Academy Awards 2009 sebagai Film Berbahasa Asing Terbaik. Tak hanya itu, film ini juga mendapat berbagai penghargaan di ajang festival film seperti di Asian Pasific Film Festival. Film ini disutradarai oleh Yojiro Takita dan dibintangi oleh aktor dan aktris Jepang, yaitu Mashahiro Motoki, Ryoko Hirosue, dll.





Departures berarti pemberangkatan, kata itu menjadi salah makna oleh Daigo ketika hendak melamar pekerjaan. Dikiranya itu adalah pekerjaan yang berhubungan dengan transportasi, tapi kenyataannya bukan. Daigo dulunya bekerja sebagai pemain selo, karena bangkrut terpaksa dibubarkan. Daigo pun ingin cepat mendapat pekerjaan karena punya tanggungan istri dan hutang. Akhirnya dia bekerja sebagai perias mayat, sebuah pekerjaan yang diluar dugaannya. Pekerjaan seperti ini sangat tabu, makanya dia menyembunyikannya dari istrinya.
Daigo juga punya masalah dengan orang tuanya, khususnya ayahnya. Semenjak orang tuanya berpisah, dia menjadi sangat benci dengan ayahnya.

Pekerjaan sebagai perias mayat yang dia tekuni pun akhirnya terbongkar oleh istrinya. Hingga sang istri mencaci-maki Daigo dan pergi. Lambat laun dan karena cinta sang istri pun kembali dan menerima Daigo juga pekerjaannya. Hingga suatu saat, orang yang selama ini dibenci pun meninggal. Apakah Daigo mau merias orang yang selama ini dia benci?




 
Departures adalah film yang kental budaya Jepang. Bukan berupa kostum, Gunung Fuji, geisha atau apalah, tapi adat istiadat berupa kesopanan sangat melekat dalam film ini. Bagaimana Daigo merias mayat dihadapan orang bagaikan pasukan paskibraka yang sedang berbaris. Urutan-urutan dalam merias pun sepertinya ada kareografi dan aturannya. Seperti film-film Jepang kebanyakan, sunyi namun penuh makna, itulah yang tergambar dalam film ini. Film ini banyak menyajikan drama lewat keluarga dan orang yang meninggal. Sepertinya terselip drama dibalik raut wajah mayat yang akan dirias. Selain itu, ada juga drama-drama lainnya yang sangat menguras emosi. Film ini juga bagus dalam segi artistik, musik score, dan akting pemeran utamanya, Mashahiro Motoki. Secara keseluruhan film ini wajib ditonton maupun dikoleksi mengingat banyak sekali makna yang diselipkan di film ini dan sulit jika harus diungkapkan dengan kata-kata.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar